Tugu Jogja, simbol Kota Jogja yang sarat makna sejarah. Temukan aktivitas dan informasi lokasi lengkap untuk wisata ke Tugu Jogja di sini.
Tugu Jogja – Tugu Pal Putih Harga Tiket Masuk : Gratis. Jam Buka : 24 Jam. Nomor Telepon : -. Alamat / Lokasi : Cokrodiningratan, Jetis, Yogyakarta, DI Yogyakarta, Indonesia, 55233.
Saat berlibur ke Jogja, pasti sudah tidak asing lagi dengan dua ikon wisata yang terkenal di kota istimewa tersebut: Malioboro dan Tugu Pal Putih, yang lebih dikenal dengan sebutan Tugu Jogja. Kedua tempat ini selalu ramai dikunjungi wisatawan, bahkan saat musim liburan, jumlah pengunjungnya bisa mencapai puluhan kali lipat.
Tugu Jogja atau Tugu Pal Putih merupakan landmark kota Jogja yang tidak bisa diabaikan. Monumen ini awalnya bernama Tugu Golong Gilig, dan berdiri di persimpangan empat jalan utama yaitu Jalan Mangkubumi, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan AM Sangaji, dan Jalan Diponegoro. Dibangun hampir tiga abad yang lalu, tugu ini menjadi daya tarik bagi para wisatawan yang datang ke Jogja.
Tugu ini dibangun hanya setahun setelah berdirinya Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, dengan tujuan untuk menyatakan semangat persatuan antara rakyat dan penguasa dalam melawan penjajah pada masa itu, yang disebut Manunggaling Kawula Gusti. Tidak dapat disangkal bahwa Tugu Jogja atau Tugu Pal Putih merupakan salah satu warisan sejarah yang paling berharga di kota Jogja.
Karena Tugu Jogja berada di persimpangan empat jalan utama, tidak ada tiket khusus yang diperlukan bagi wisatawan yang ingin mengunjungi tempat ini. Untuk wisatawan yang menggunakan kendaraan bermotor, tersedia area parkir di sekitar Tugu Jogja.
Jam Operasional Tugu Jogja
Anda dapat mengunjungi Tugu Jogja kapan saja karena tempat wisata ini terbuka untuk umum selama 24 jam sehari. Namun, untuk pengalaman terbaik, disarankan untuk mengunjungi tempat ini saat malam hari ketika lalu lintas sudah berkurang.
Tugu Jogja atau Tugu Pal Putih adalah menara setinggi 15 meter yang menjadi simbol kota Yogyakarta. Bangunan yang dulunya dikenal sebagai Tugu Golong Gilig ini memiliki nilai filosofis sebagai penanda garis imajiner yang menghubungkan Laut Selatan, Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, dan Gunung Merapi.
Tugu Pal Putih menggambarkan semangat persatuan antara rakyat dan penguasa dalam melawan penjajah, yang dikenal sebagai Manunggaling Kawula-Gusti. Semangat persatuan ini tergambar dalam struktur bangunan tugu, di mana tiangnya berbentuk gilig (silinder), dan puncaknya berbentuk golong (bulat).
Pada awalnya, Tugu Jogja memiliki ketinggian 25 meter. Namun, setelah terjadi gempa pada tahun 1867, ketinggiannya dikurangi menjadi 15 meter untuk meminimalkan risiko tugu jatuh atau menimpa warga dalam gempa serupa.
Seiring berjalannya waktu, Tugu Jogja mengalami beberapa perombakan dan terakhir selesai pada tanggal 18 Desember 2012. Perubahan tersebut memberikan tampilan baru pada Tugu Pal Putih dengan penambahan beberapa tanaman kecil dan pagar larangan bagi siapapun yang ingin menyentuh bangunan bersejarah ini. Tugu Pal Putih kini bersinar dengan semangat muda yang baru.
Tugu Jogja dibangun oleh pendiri Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Hamengku Buwana I, dengan nilai simbolis yang tinggi. Tugu ini menjadi penanda garis magis yang menghubungkan Laut Selatan, Kraton Jogja, dan Gunung Merapi. Legenda mengatakan bahwa saat bermeditasi, HB I menggunakan tugu ini sebagai patokan arah menghadap ke puncak Gunung Merapi.
Aktivitas Menarik di Tugu Jogja Malam Hari
Jika Anda sedang berkunjung ke Jogja, jangan lewatkan untuk mampir ke Monumen Tugu Yogyakarta. Selain sekadar melihat-lihat, ada banyak aktivitas menarik yang bisa dilakukan di sana. Berikut beberapa kegiatan yang bisa Anda lakukan:
Menikmati Pemandangan
Setelah melewati proses revitalisasi, Tugu Yogyakarta terlihat semakin menarik dan indah baik siang maupun malam. Bangunan peninggalan Belanda dan bangunan modern yang berdiri di sekitar tugu menciptakan suasana yang khas dan unik. Taman kecil yang dihiasi bunga dan tanaman hijau semakin menambah keindahan tugu.
Pemandangan tugu menjadi semakin menakjubkan pada malam atau dini hari ketika lampu kota menyala, dan langit senja yang indah dapat dilihat di atas tugu. Terlebih lagi, Anda dapat menikmati pemandangan yang memukau dari ketinggian, di mana susunan paving block jalanan membentuk pola yang menakjubkan. Dari segala sudut pandang, Tugu Pal Putih tetap mempesona, baik dari pinggir jalan, ketinggian, maupun dari dekatnya.
Hunting Foto
Tak lengkap rasanya liburan ke Jogja tanpa mengabadikan momen di kawasan Tugu Yogyakarta, apalagi kini Tugu tersebut semakin memukau. Tugu Jogja kini menjadi salah satu spot terbaik untuk berfoto yang bisa ditemukan di Jogja.
Anda bebas memilih spot mana yang ingin dijadikan latar belakang foto terbaik di Tugu Pal Putih. Salah satu spot favorit wisatawan adalah di persimpangan arah utara, dengan latar belakang gedung-gedung hotel tinggi.
Tak hanya itu, Anda juga bisa mendapatkan pemandangan Tugu Jogja dari atas dengan mengambil gambar dari lantai dua kafe Kebon Ndalem. Saat sore menjelang malam hari, Anda akan mendapatkan pemandangan yang lebih indah dengan langit senja yang cantik dan cahaya kendaraan yang mulai menyala, memberikan kesan khas Jogja yang menawan pada foto Anda.
Wisata Kuliner
Di malam hari, kawasan sekitar Monumen Tugu Yogyakarta akan menjadi tempat berkumpulnya warung makan sederhana dan angkringan yang menjajakan berbagai makanan lezat. Mulai dari jajanan pasar, gorengan, nasi kucing, hingga kopi joss, semuanya ada di sini.
Harga yang ditawarkan juga terjangkau, mulai dari Rp500,00 hingga Rp15.000,00 tergantung pada menu yang dipilih. Anda bisa memilih sendiri makanan yang ingin dimakan dan menikmati semuanya dalam satu piring besar.
Anda juga bisa meminta untuk menghangatkan beberapa menu seperti sate usus, sate brutu, bakwan, dan gorengan menggunakan arang yang memberikan rasa yang lebih nikmat dan hangat di malam hari.
Sambil menikmati hidangan, Anda bisa menikmati keindahan Monumen Tugu Yogyakarta yang terlihat begitu memukau pada malam hari. Di samping warung makan sederhana dan angkringan, Anda juga bisa menikmati berbagai hidangan dan minuman modern di kafe-kafe yang ada di sekitar Tugu.
Rute Dan Lokasi Ke Tugu Jogja
Tugu Jogja terletak di persimpangan empat jalan utama yaitu Jalan Mangkubumi, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan AM Sangaji, dan Jalan Diponegoro sidikul, menjadikannya mudah diakses oleh wisatawan. Bagi Anda yang berada di Malioboro, Anda bisa mencapai Tugu Yogyakarta dengan berjalan kaki ke arah utara.
Sedangkan jika Anda datang dengan kereta api, Stasiun Tugu hanya berjarak sekitar 15-20 menit berjalan kaki ke arah utara. Tidak perlu khawatir untuk menuju ke Tugu Yogyakarta, karena aksesnya yang mudah akan memudahkan perjalanan wisata Anda di kota Jogja.