50 Wisata Kuliner Jogja Legendaris & Terhits Buka Malam Hari

admin

Wisata Kuliner Jogja

Mie Lethek Mbah Sur

Mie Lethek Mbah Sur

Mie lethek, yang dalam bahasa Indonesia artinya kotor (“lecek”), memiliki warna yang berbeda dengan mie pada umumnya karena terbuat dari campuran tepung tapioka dan singkong kering. Mie lethek berwarna keabu-abuan dan memiliki kandungan gizi yang lebih baik dari gandum karena bahan alaminya.

Warung Mie Lethek Mbah Sur menghadirkan mie lethek dengan lauk balungan yang gurih dan menggoda selera. Bahkan, mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama pernah mencicipi mie lethek dari warung ini.

Jika kamu suka pedas, kamu dapat memesan mie lethek dengan level pedas yang dapat diatur sesuai selera. Selain itu, kamu juga dapat membawa pulang mie lethek dalam bentuk siap masak dari warung Mbah Sur yang terletak di Jl. Sultan Agung No.18, Jejeran II, Pleret, Bantul, dekat dengan Jl. Imogiri Timur dengan harga terjangkau.

Es Buah PK

Es Buah PK

Warung street food ini sudah terkenal sejak tahun 1973 dan meskipun hanya berupa tenda kaki lima, tetapi es buahnya begitu segar dan bakso daging sapinya lezat, sehingga hampir setiap hari pembeli selalu memadati tempat ini.

Es Buah PK adalah menu andalan di sini, yang terdiri dari nangka, cincau hitam, nanas, sawo, kelapa muda, susu coklat, dan es serut. Saat berkunjung ke sini, Anda harus sabar menunggu antrean untuk mendapatkan seporsi es buah atau bakso, terutama pada jam makan siang yang biasanya sangat ramai.

Tidak mengherankan jika banyak pelanggan yang datang ke sini karena rasanya yang enak dan harga yang terjangkau. Warung ini diberi nama Es Buah PK karena terletak di Jalan Pakuningratan.

Gudeg Mercon Bu Tinah

Gudeg Mercon Bu Tinah

Gudeg Mercon Bu Tinah adalah sebuah kuliner khas dari kota Yogyakarta yang menjadi primadona wisata kuliner di daerah tersebut. Kuliner ini terkenal dengan rasa pedas dan keunikan cara penyajiannya. Gudeg Mercon Bu Tinah menjadi salah satu pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin berwisata kuliner Jogja yang murah dan menggoda lidah.

Pada umumnya, gudeg mercon terbuat dari nangka muda yang dimasak dengan bumbu rempah khas Jawa seperti daun salam, lengkuas, dan gula kelapa. Namun, pada Gudeg Mercon Bu Tinah, rasa pedas menjadi ciri khasnya yang dibuat dengan cara memasak nangka muda bersama cabe merah yang sudah dihaluskan secara merata.

Gudeg Mercon Bu Tinah menjadi pilihan kuliner yang tepat bagi wisatawan yang mencari pengalaman gastronomi unik dan menarik di kota Yogyakarta. Lokasi yang mudah dijangkau, harga yang terjangkau, serta rasa pedas yang menggoda lidah membuat Gudeg Mercon Bu Tinah menjadi pilihan yang tepat bagi para pecinta kuliner. Oleh karena itu, tak heran jika Gudeg Mercon Bu Tinah menjadi salah satu kuliner wajib yang harus dicicipi saat berkunjung ke Yogyakarta.

Gudeg Pawon

Gudeg Pawon

Setelah menjelajahi wisata kuliner dari wedang hingga sate, saatnya kembali ke Gudeg. Gudeg Pawon, yang tak kalah terkenal dengan Gudeg Mbah Lindu, sudah berdiri sejak tahun 1958 dan masih menjadi tempat makan favorit di Jogja hingga sekarang.

Tetapi, berbeda dengan Gudeg Mbah Lindu yang buka di pagi hari, Gudeg Pawon mulai buka pada jam 6 sore. Oleh karena itu, tempat ini menjadi destinasi wisata kuliner malam yang populer di Jogja, terutama dikunjungi oleh karyawan dan mahasiswa.

Yang membuat Gudeg Pawon unik adalah cara penyajiannya. Alih-alih memesan dan menunggu makanan siap disajikan, di sini kamu bisa mengambil langsung racikan gudeg dari pawon atau tungku di dapur. Jika kamu ingin merasakan pengalaman mengambil makanan seperti di rumah sendiri, tempat ini sangat direkomendasikan untuk kamu coba, terutama jika kamu pecinta gudeg.

Alamat: Jalan Janturan, Umbulharjo.

Jam Operasional: Setiap hari dari jam 18.00 – 21.00 WIB.

Dimsum Uma Yum Cha

Dimsum Uma Yum Cha

Di Jogja, selain makanan berat, Anda juga dapat menemukan hidangan dimsum yang enak saat malam tiba. Salah satu pilihan yang bisa dicoba adalah Dimsum Uma Yum Cha yang sedang hits. Kedai ini menyajikan dimsum dengan bahan utama daging ayam, namun tersedia banyak pilihan isian seperti udang, wortel, lobster, jamur, dan daging asap.

Rasa gurih dan asam dari saus asam manis yang disajikan akan membuat siapa saja ketagihan. Harga yang ditawarkan juga sangat terjangkau, dimulai dari Rp 3 ribu saja. Kedai dimsum ini berlokasi di daerah pasar Condronegaran dan selalu ramai dikunjungi oleh pengunjung. Jadi, jangan ragu untuk mencoba hidangan dimsum yang enak dan terjangkau ini saat Anda berkunjung ke Jogja.

Sate Taichan Senayan Jogja

Sate Taichan Senayan Jogja

Anda penggemar sate? Jika ya, maka Anda harus mencicipi nikmatnya sate Taichan yang terkenal di Jogja. Sate Taichan Senayan Jogja merupakan tempat kuliner yang selalu ramai dengan pengunjung. Restoran ini menawarkan konsep street food dengan menu yang beragam, seperti sate daging atau sate kulit yang menjadi favorit para pelanggan.

Sate Taichan memiliki bumbu yang gurih yang meresap sempurna pada dagingnya, membuat Anda pasti ketagihan saat mencicipinya. Rasa rempahnya sangat kaya dan semakin nikmat jika dicampur dengan daging ayam yang lembut. Yang membuat taichan ini semakin istimewa adalah sambalnya. Jangan khawatir jika Anda tidak ingin makan sate, Anda juga bisa memilih rice bowl sebagai alternatif.

The House Of Raminten

The House Of Raminten

House of Raminten adalah tempat wisata kuliner Jogja yang selalu ramai dikunjungi dan terkenal tak pernah sepi. Restoran ini menawarkan suasana klasik khas Jawa yang begitu terasa. Salah satu daya tarik utama adalah menu makanan yang terasa modern dan semua merupakan masakan khas Jawa.

Interior restoran ini sangat unik dengan joglo yang dihiasi ornamen jadul yang apik. Pelayan di sini menggunakan kemben dan jarik, menambah suasana semakin otentik. Harga makanan di sini pun sangat terjangkau, mulai dari Rp1.000,00 hingga Rp30.000,00 saja.

Bagikan: