46 Oleh-Oleh Khas Jogja Kekinian Paling Populer

admin

Oleh-Oleh Khas Jogja

Untuk membuat Pathilo, singkong diupas dan dibersihkan, lalu diparut untuk mengambil sari patinya. Sari pati yang diambil kemudian didiamkan beberapa jam, kemudian dibumbui dan didiamkan lagi selama 12 jam. Selanjutnya, hasilnya dikukus dan dijemur hingga kering dan biasanya dijual dalam bentuk tersebut agar bisa digoreng di rumah oleh pembeli.

Pathilo mentah dijual sekitar 6 ribu hingga 8 ribu rupiah per kilogramnya. Anda bisa dengan mudah menemukan Pathilo di sepanjang jalan wisata Gunungkidul, seperti di Jalan Siono, Jalan Baron, Jalan Gading, dan Pasar Buah Sambipitu. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk mencoba Pathilo saat berkunjung ke Gunungkidul!

Kopi Merapi

Kopi Merapi

Bagi para pecinta kopi, rasanya belum lengkap berkunjung ke lereng gunung Merapi tanpa mencicipi kopi merapinya yang legendaris. Di kedai kopi merapi ini, Anda bisa bersantai sembari menikmati pemandangan menawan dari Jogja dan gunung Merapi yang menjulang gagah di kejauhan.

Tempat ini selalu ramai oleh wisatawan yang penasaran untuk mencoba cita rasa kopi merapi yang tak terlupakan.

Nah, bagi Anda yang ingin membawa pulang pengalaman nikmat menyeruput kopi merapi, tidak perlu khawatir karena kemasan bubuk kopi merapi sudah tersedia. Terdapat dua jenis kopi, yakni kopi arabika dan kopi robusta, yang semuanya diproduksi dari kebun warga sekitar.

Untuk mendapatkan kemasan bubuk kopi merapi ini, Anda bisa mengunjungi Koperasi Kebun Makmur di Jl. Kaliurang KM 20, tepatnya di daerah Pakem. Harga yang ditawarkan untuk satu bungkus kopi merapi berkisar antara Rp15.000,00 hingga Rp25.000,00, tergantung pada jenis kopi yang dipilih. Jangan sampai melewatkan kesempatan untuk membawa pulang oleh-oleh khas Jogja yang satu ini ya!

Souvenir Pantai Jogja

Anda bisa membawa pulang kerajinan tangan khas pantai dari kawasan Pantai Baron dan Kukup sebagai oleh-oleh yang unik dari Jogja setelah menikmati waktu bermain di pantai. Banyak stand pedagang yang menjual souvenir berbahan cangkang kerang dan bintang laut yang menarik.

Terdapat berbagai macam pilihan souvenir yang bisa Anda dapatkan, seperti tirai, hiasan dinding, kap lampu, bingkai, dan aksesoris lainnya dengan harga yang sangat terjangkau. Kerajinan tangan pantai ini cocok sebagai kenang-kenangan yang indah untuk keluarga dan teman-teman di rumah.

Harga souvenir pantai biasanya bervariasi mulai dari Rp5.000,00 hingga Rp50.000,00 per item. Jika merasa harganya terlalu tinggi, Anda bisa mencoba menawar barang yang Anda inginkan dengan harga yang lebih terjangkau.

Gantungan Kunci Khas Jogja

Tidak asing lagi apabila gantungan kunci dijadikan sebagai oleh-oleh atau cinderamata. Namun, berbeda dengan tempat lain, oleh-oleh khas Jogja berupa gantungan kunci terbuat dari kain batik yang berkualitas tinggi.

Cokro Tela Cake

Cokro Tela Cake

Cokro Tela Cake memiliki tujuan sama dengan pathilo, yaitu untuk meningkatkan potensi dan nilai jual singkong di masyarakat. Cokro Tela Cake sendiri adalah merek yang didirikan oleh Firmansyah Budi Prasetyo pada tahun 2009 yang menjual kue-kue dengan bahan dasar singkong. Toko kue ini terletak di Jalan HOS Cokroaminoto 97.

Berbeda dengan kebanyakan cake yang biasanya terbuat dari tepung terigu, Cokro Tela Cake memilih menggunakan tepung singkong sebagai bahan dasarnya. Tepung singkong tersebut diolah dengan teknik khusus untuk menghasilkan berbagai macam varian kue, termasuk rainbow cake.

Selain itu, kue-kue di Cokro Tela Cake juga dilengkapi dengan berbagai rasa yang disukai oleh semua kalangan, seperti cokelat, pandan, keju, stroberi, blueberry, dan kacang almond.

Selain cake, toko ini juga menyediakan olahan singkong lainnya seperti bakpia, keripik, dan kue kering. Harga produknya sangat terjangkau, mulai dari 10 ribu rupiah saja, kamu sudah bisa menikmati olahan singkong yang berbeda dari biasanya.

Emping Jagung

Emping jagung merupakan makanan yang dihasilkan dari jagung yang direbus terlebih dahulu dan kemudian ditumbuk hingga pipih sebelum dijemur hingga kering dan digoreng menjadi emping. Selain itu, ada varian modern emping jagung seperti keripik dan tortilla jagung.

Di Jogja, pembuatan emping-emping sangat memperhatikan kualitas jagung yang terbaik. Untuk merebus jagung, air kapur sebanyak 2-4% ditambahkan selama 1 jam masa pengukusan. Beberapa produsen juga merendam jagung kukus semalam sebelum mengukus kembali dan memipihkannya menjadi bentuk bulat.

Emping kemudian dijemur pada suhu panas yang tepat sebelum digoreng dengan tambahan bumbu tertentu. Dalam pembuatan emping, kualitas jagung dan teknik pengolahan yang baik sangat penting untuk menghasilkan emping jagung yang lezat dan renyah.

Kipo

Kipo

Meskipun dianggap sebagai hidangan tradisional, kipo tetap menjadi primadona dan bahkan menjadi hidangan favorit bagi raja dan bangsawan di kerajaan Mataram pada zaman dahulu. Nama “kipo” sendiri berasal dari pertanyaan “iki opo” atau “apa ini” dalam bahasa Indonesia, tetapi banyak orang yang memanggilnya dengan sebutan kipo.

Kipo biasanya berwarna hijau yang diperoleh dari daun atau pandan dengan rasa yang legit, namun sekarang sudah hadir berbagai macam warna kipo. Bentuknya hampir sama dengan wingko, tetapi lebih kecil dan warnanya berbeda dari wingko.

Bahan pembuatannya hampir sama dengan wingko, yaitu santan, ketan, garam, dan kelapa parut dengan gula merah sebagai isian. Cara menggorengnya cukup rumit dan membutuhkan waktu, mulai dari mencampurkan beberapa bahan, memipihkan adonan dan menambahkan isian, hingga akhirnya memanggangnya agar dapat dinikmati.

Bagikan:

1 thought on “46 Oleh-Oleh Khas Jogja Kekinian Paling Populer”

Leave a Comment