30 Makanan Khas Jogja Yang Enak Selain Gudeg

admin

Makanan Khas Jogja

Bakmi Jowo, atau yang dikenal juga sebagai Bakmi Jawa, Bakmi Jogja, atau Mie Godog Jogja, dibuat dengan merebus mie kuning kemudian diberi tambahan telur, sayuran, dan bumbu yang membuat cita rasanya begitu khas. Anda bisa menemukannya di warung-warung terdekat di sekitar tempat wisata Jogja.

Anda dapat menikmati makanan khas Jogja ini dengan mudah, baik di warung pinggir jalan maupun restoran yang tersedia di Jogja dengan harga sekitar Rp15.000,00 per porsi tergantung pada jenis Bakmi yang dipilih, seperti Bakmi Godog atau Bakmi Goreng.

Enthok Slenget

Enthok Slenget

Bagi penggemar rasa pedas, kuliner Jogja ini cocok sekali untuk Anda cicipi. Daging enthog yang sebelumnya alot, diolah oleh ahli kuliner hingga menjadi lembut dan terendam dalam kuah pekat yang mirip semur, hanya saja enthog slenget ini memiliki rasa pedas yang khas.

Saat disajikan dengan nasi hangat yang masih mengepul, dilengkapi dengan lalapan kubis dan potongan mentimun, membuat hidangan ini semakin nikmat.

Salah satu tempat yang legendaris untuk menikmati enthog slenget adalah Kang Tanir, yang terletak di Jl. Pakem-Turi, Pules Lor, Donokerto, Kec. Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jangan ragu untuk mencobanya dan rasakan sendiri kelezatannya.

Brongkos

Brongkos

Brongkos, makanan khas Yogyakarta, memiliki tampilan yang mirip dengan rawon. Namun, keduanya berbeda dalam komposisi kuahnya. Kuah brongkos disiapkan dengan menggunakan santan dan bumbu yang lebih lengkap, selain itu ditambahkan kacang tolo, kulit biji melinjo, daging sapi, dan telur ayam.

Sebagai makanan kesukaan keluarga Kesultanan Yogyakarta, brongkos telah menjadi makanan yang digemari oleh masyarakat Yogyakarta selama berabad-abad. Serat Centhini yang ditulis pada tahun 1814 hingga 1823 menyebutkan bahwa brongkos adalah hidangan yang populer di kalangan masyarakat Jawa, terutama di Yogyakarta.

Sambel Welut

Sambel Welut

Bagi para wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta, makanan tradisional yang paling diminati adalah sambal belut ala pedesaan.

Nasi hangat dengan lauk belut yang digoreng hingga garing, lalu disiram dengan sambal super pedas, dihidangkan bersama lalapan dan teh manis, menciptakan pengalaman kuliner yang menggoda untuk merasakan suasana desa di Yogyakarta.

Warung sambal belut dapat ditemukan di area Sleman maupun Bantul. Selain dijadikan menu utama, makanan khas belut di Jogja juga dimasak menjadi camilan keripik belut atau oseng belut yang juga sangat lezat.

Ayam Geprek Bu Rum

Ayam Geprek Bu Rum

Dikabarkan bahwa makanan ayam geprek berasal dari pinggir jalan di Sleman, Yogyakarta sebelum menjadi terkenal di seluruh Indonesia. Pada awalnya pada tahun 2003, tenda sederhana warung geprek Bu Rum hanya menjual ayam goreng yang ditumbuk dengan sambal bawang yang diuleg di tempat.

Namun kini, warung Bu Rum telah berkembang menjadi Ayam Geprek Bu Rum 1 hingga Bu Rum 4. Rasa ayam geprek-nya yang lezat dan harganya yang terjangkau menjadikan menu ini sebagai favorit pecinta geprek di area Jogja.

Sup Merah

Sup Merah

Makanan khas Jogja yang satu ini memang istimewa, yaitu Sup Merah. Yang membuatnya berbeda dari sup biasanya adalah kuahnya yang berwarna merah! Tentunya, rahasia dari warna merah ini adalah campuran pasta cabai yang diberikan pada kuah sup ini.

Jangan lewatkan untuk mencoba Sup Merah yang unik ini ya!

Ingkung Ayam

Ingkung Ayam

Bagikan: