32 Makanan Khas Bali yang Terkenal Paling Enak

admin

Makanan Khas Bali

Temukan makanan khas Bali yang terkenal dan nikmati kelezatannya. Lihat daftar menu dan ulasan restoran untuk pengalaman kuliner terbaik di Bali.

Membahas Bali, tak selalu seputar pantai, villa di sekitar sawah, atau tempat makan yang instagramable. Makanan khas Bali pun sangat ikonik dan selalu menggugah rasa kangen pada siapa pun.

Terlebih, menginap di Bali tak selalu mahal, karena hampir semua makanan khas Bali dapat dicicipi dengan harga terjangkau! Lokasi terbaik untuk menikmati hidangan ini mungkin tak sesuai tren masa kini, namun pasti membuat lidah dan perut Anda senang.

Makanan Khas Bali yang Terkenal

Bali, sebuah pulau kecil yang terkenal akan wisata kuliner dan menjadi surga bagi wisatawan lokal dan mancanegara. Terdapat banyak hal menarik yang bisa Anda lakukan di Bali, mulai dari bersantai, bermain di pantai, hingga menikmati makanan khas Bali yang terkenal dan lezat.

Dengan berbagai pilihan tempat makan yang tersedia, Bali menawarkan pengalaman kuliner yang tak terlupakan bagi siapa saja yang mengunjunginya. Jika Anda ingin mengetahui jenis-jenis makanan tersebut, berikut adalah 28 rekomendasi makanan khas Bali yang bisa Anda coba:

Ayam Betutu

balanjaindonesia.com

Salah satu makanan khas Bali yang terkenal di kalangan wisatawan adalah Ayam Betutu. Betutu sendiri berasal dari kata Bali, “tutu” yang berarti “bakar” dan “be” yang berarti “daging”. Artinya, Ayam Betutu adalah daging ayam yang dibakar dengan proses khusus yang membuatnya begitu nikmat.

Untuk membuat Ayam Betutu, Anda dapat mengikuti resep yang mudah ditemukan di internet. Yang terpenting adalah bumbu genep atau Base Genep yang terdiri dari kemiri, lengkuas, dan bahan-bahan lainnya.

Jika ingin mencicipi Ayam Betutu yang halal, Anda bisa mengunjungi Warung Ayam Betutu Bu Adi di Jl. Mutiara Gilimanuk yang telah bersertifikat halal. Harga satu porsi Ayam Betutu utuh biasanya sekitar Rp70.000,00 dengan nasi dan lauk sebagai pelengkap.

Sate Lilit

Sate Lilit

Selain Ayam Betutu, hidangan khas Bali yang tidak kalah populer adalah Sate Lilit yang sangat nikmat. Hidangan ini memiliki bentuk yang berbeda dengan sate kebanyakan, yaitu daging yang dicincang dan dililitkan pada batang serai. Bumbu khas Bali yang digunakan juga memberikan rasa yang begitu lezat dan disukai oleh banyak orang.

Sate Lilit tersedia di banyak tempat di Bali, namun perlu diingat bahwa beberapa warung mungkin menggunakan daging babi, sehingga Anda perlu berhati-hati saat mencoba. Salah satu warung Sate Lilit yang nikmat dan halal berlokasi di Denpasar, yaitu Warung Be Paseh.

Harga sate lilit ini bervariasi tergantung tempatnya, mulai dari sekitar Rp4.000,00 per tusuk hingga Rp50.000,00 per porsi.

Babi Guling

Meskipun tidak halal bagi umat Muslim, makanan khas Bali ini menjadi incaran banyak wisatawan lokal maupun mancanegara. Dagingnya yang lembut dan disajikan dengan bumbu khas Bali, menjadikan hidangan ini wajib dicicipi bagi para pecinta kuliner.

Nasi Tepeng

Nasi Tepeng

Anda harus mencoba Nasi Tepeng, menu sarapan khas Bali yang wajib dicicipi saat Anda berkunjung ke Bali, terutama di wilayah Gianyar. Ciri khas dari Nasi Tepeng ini adalah teksturnya yang lembut dan rasa gurih pedas yang mirip dengan nasi uduk.

Anda dapat menemukan Nasi Tepeng dengan mudah di pasar tradisional di daerah Gianyar dan sekitarnya, seperti di Pasar Senggol Gianyar. Harganya mulai dari Rp10.000,00 hingga Rp15.000,00 tergantung pada lauk yang dipilih.

Sate Plecing

Sate Plecing

Bumbu plecing memiliki rasa yang khas, terdiri dari campuran tomat, cabai rawit, terasi, garam, dan air jeruk limau. Rasa pedas dan gurih dengan sedikit sentuhan rasa asin menjadi ciri khas dari bumbu plecing.

Tidak hanya disajikan dengan daging ayam, makanan khas Bali ini tetapi juga dapat disajikan dengan daging ikan atau babi. Bagi para penggemar makanan pedas, bumbu plecing ini merupakan sajian yang wajib dicoba ketika berkunjung ke Bali.

Nasi Campur Ayam Bali

Nasi Campur Ayam Bali

Jika Anda merasa kurang kenyang dengan porsi kecil Nasi Jinggo, Nasi Campur Ayam Bali bisa menjadi alternatif yang lebih memuaskan. Nasi Campur Ayam Bali menggunakan ayam sebagai bahan utama lauknya, yang dipadukan dengan berbagai lauk lainnya.

Anda bisa mencoba mencicipi Nasi Campur Ayam di warung Wardani, yang berlokasi di Jalan Yudistira Nomor 2, Denpasar. Warung nasi ini menyajikan makanan khas Bali halal yang lezat dengan harga sekitar Rp12.000,00 hingga Rp35.000,00 tergantung jenis lauk yang dipilih.

Bulung Boni Kuah Pindang

Bulung Boni Kuah Pindang

Bali yang memiliki garis pantai yang panjang menyajikan banyak hidangan lezat yang terbuat dari hasil laut, salah satunya adalah Bulung Buni Kuah Pindang. Makanan khas Bali ini juga dikenal sebagai Rujak Bulung yang terbuat dari rumput laut hijau sebagai bahan utama.

Anda dapat menemukan hidangan Bulung Kuah Pindang ini di sejumlah restoran khas Bali yang tersebar di seluruh daerah, terutama di daerah pesisir. Biasanya, harga Bulung Buni Kuah Pindang ini dijual dengan kisaran harga antara Rp8.500,00 hingga Rp15.000,00 per porsinya.

Tum Ayam Bali

Tum Ayam Bali

Salah satu hidangan ayam yang tak kalah lezat dari Bali adalah Tum Ayam, sebuah masakan pepes ayam khas Bali yang sangat nikmat.

Bumbu Tum Ayam terdiri dari bawang, jahe, kunyit, lengkuas, cabai, kemiri, dan kencur yang dihaluskan, kemudian ditumis sebentar bersama ayam. Ayam yang setengah matang kemudian dibungkus dalam daun pisang, kemudian dikukus sampai matang dan siap disantap bersama nasi hangat.

Anda dapat menemukan Tum Ayam ini di beberapa rumah makan khas Bali yang terdapat di Denpasar, Buleleng, serta daerah lainnya. Satu bungkus Tum Ayam ini dijual dengan harga sekitar Rp5.000,00 hingga Rp8.000,00, tergantung pada ukurannya. Nikmati sensasi lezatnya Tum Ayam khas Bali sekarang juga!

Sate Kakul Bali

Sate Kakul Bali

Makanan khas Bali berikutnya yang patut dicoba adalah sate kakul. Berbeda dengan sate biasa, sate kakul Bali dibuat dengan cara dibakar dan sebelumnya diolesi dengan bumbu plecing yang membuat cita rasanya khas dan sangat lezat.

Sate kakul ini berasal dari kawasan Ubud dan memiliki bahan dasar dari kerang atau siput. Meskipun unik, namun makanan ini sangat layak untuk dicoba oleh para pecinta kuliner yang ingin mencicipi keunikan dari kuliner Bali.

Nasi Jinggo Bali

Nasi Jinggo Bali

Nasi Jinggo, makanan khas Bali yang enak, juga menjadi salah satu hidangan wajib untuk dicoba saat berkunjung ke Bali. Disebut sebagai nasi kucingnya Bali karena porsinya yang kecil, Nasi Jinggo sering dijadikan alternatif hidangan pada upacara keagamaan, rapat, atau kegiatan lainnya.

Biasanya, Nasi Jinggo disajikan dalam daun pisang dan terdiri dari sejumlah lauk seperti tempe kering, mie, dan ayam suwir. Tambahan serundeng dan telur rebus membuat hidangan ini semakin nikmat. Beberapa warung mengganti nasi putih dengan nasi kuning dan menggunakan lauk daging sapi atau babi.

Jika Anda ingin mencoba Nasi Jinggo yang halal dan lezat, Anda dapat mencoba warung Nasi Jinggo di Jalan Thamrin. Di sini, Anda bisa menikmati Nasi Jinggo halal dengan variasi nasi kuning dengan harga yang sangat terjangkau, hanya berkisar antara Rp2.000,00 hingga Rp4.000,00 saja.

Lawar

Lawar

Meskipun memiliki nama lawar, hidangan ini tidak dibuat dari bahan lawar tetapi dari berbagai macam sayuran yang sehat dan kaya gizi.

Beberapa jenis sayuran yang digunakan untuk membuat hidangan lawar antara lain kacang panjang, nangka, dan kelapa parut. Semua sayuran tersebut dicampur dengan bumbu rempah khas Bali. Lebih menarik lagi, hidangan ini memiliki beberapa variasi, seperti lawar kuwir yang menggunakan daging entok, lawar ayam, dan lawar babi.

Selain itu, ada juga lawar merah dan putih, yang masing-masing menawarkan rasa yang lezat dan khas. Anda dapat menemukan hidangan ini di banyak warung makan di Bali dengan harga yang terjangkau dan sangat nikmat.

Bebek Bengil

Bebek Bengil

Bila Anda ingin mencoba Makanan Khas Bali yang halal dan lezat, Bebek Bengil bisa menjadi pilihan yang tepat. Bebek goreng ini berasal dari Ubud dan memakai bumbu khas yang menjadikannya begitu nikmat. Disebut juga sebagai dirty duck atau bebek kotor, Bebek Bengil memiliki warna kecoklatan dan banyak bumbu yang terdapat pada dagingnya.

Tekstur bebeknya yang renyah sampai ke tulang merupakan ciri khas dari Bebek Bengil sehingga semua bagian bisa dinikmati. Cara membuatnya yang renyah adalah dengan merebus bebek selama 3-4 jam, merendam dalam bumbu selama 12 jam, lalu menggoreng dengan bumbu yang meresap. Wisatawan domestik maupun mancanegara mengakui kelezatan Bebek Bengil sebagai salah satu wisata kuliner Bali.

Restoran Bebek Bengil Ubud terkenal sebagai tempat yang menyediakan hidangan ini dengan baik. Namun, Anda juga bisa mengunjungi Resto Bebek Tepi Sawah yang sama-sama mempersembahkan hidangan bebek goreng khas Ubud. Harga satu porsi Bebek Bengil berkisar antara Rp75.000,00 hingga Rp135.000,00 dengan porsi yang cukup besar.

Bebek Timbungan

Bebek Timbungan

Bebek Timbungan adalah salah satu makanan khas Bali yang sudah ada sejak zaman dahulu. Awalnya, makanan ini hanya disajikan pada upacara adat Bali saja.

Proses pembuatan Timbungan melibatkan penggunaan bambu sebagai wadah untuk memasak bahan-bahan dasar seperti unggas, daging, dan ikan. Bahan-bahan tersebut dicampur dengan berbagai rempah pilihan sehingga menghasilkan cita rasa yang unik dan lezat.

Bebek Betutu

Bebek Betutu

Tak hanya ayam, bebek juga dapat diolah dengan bumbu betutu yang tak kalah lezat dengan Ayam Betutu. Daging bebek yang mempunyai cita rasa khas dapat dipadukan dengan bumbu betutu yang khas pula. Proses pembuatannya hampir sama dengan Ayam Betutu, hanya saja bahan utamanya adalah bebek.

Pertama, semua bagian bebek yang sudah direbus akan dibaluri bumbu base genep dan wewangenan yang telah dihaluskan dan ditumis. Kemudian, bebek akan dibungkus dengan daun pisang dan dikubur dalam bara api hingga matang. Setelah matang, bebek siap disajikan selagi hangat bersama nasi dan beragam jenis sayuran pendamping.

Anda dapat mencicipi Bebek Betutu di Warung Ayam Betutu Bu Nia yang terletak di Jalan Merdeka, Denpasar. Warung ini merupakan satu-satunya tempat makan Ayam dan Bebek Betutu yang memiliki sertifikat halal di Denpasar. Harganya pun tak jauh berbeda dengan Ayam Betutu, yakni sekitar Rp70.000,00 hingga Rp140.000,00 per porsi.

Bubur Mengguh

Bubur Mengguh

Bubur Mengguh adalah varian bubur ayam yang unik dan hanya dapat ditemukan di Bali. Saat berkunjung ke Bali, pastikan untuk mencoba hidangan yang satu ini. Meskipun terlihat seperti bubur ayam pada umumnya, namun Bubur Mengguh memiliki isian dan cara memasak yang berbeda.

Bubur Mengguh berasal dari daerah Buleleng dan biasanya tersedia di rumah makan khas Bali atau Desa Tedjakula. Hidangan ini dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau, yakni sekitar Rp10.000,00 hingga Rp15.000,00 per porsinya tergantung dari tempatnya.

Tipat Cantok

Tipat Cantok

Jika Anda ingin menikmati hidangan khas Bali yang halal, coba saja Tipat Cantok yang terdiri dari berbagai macam sayuran. Dalam bahasa Bali, Tipat berarti ketupat sedangkan Cantok adalah diulek, sehingga dapat diartikan sebagai ketupat yang diulek. Walaupun Tipat Cantok mirip dengan lotek, tapi isi sayurannya berbeda.

Tipat Cantok terdiri dari rebusan sayuran seperti kangkung, kacang panjang, dan tauge yang disiram dengan bumbu kacang ulek pedas. Bumbu kacangnya juga bisa ditambahkan dengan jeruk limau untuk kesegaran, atau bahkan terasi dan tauco. Ketupat yang digunakan adalah ketupat khas Bali yang dibungkus daun lontar, sehingga rasanya tetap terjaga saat disajikan.

Tekstur sayuran yang renyah dan rasa pedas pada bumbu kacang membuat Tipat Cantok sangat menggugah selera dan dapat menghilangkan rasa lapar Anda. Anda bisa menemukan banyak pedagang Tipat Cantok di setiap tempat wisata di Bali, terutama di daerah wisata seperti Denpasar.

Harganya yang murah dan terjangkau, hanya sekitar Rp5.000,00 hingga Rp7.000,00 per porsi, membuat Tipat Cantok menjadi hidangan yang bisa dinikmati oleh siapa saja.

Tipat Blayag

Tipat Blayag

Buleleng tidak hanya memiliki Sudang Lepet, tapi juga makanan khas lain yang patut Anda coba yaitu Tipat Blayag atau yang juga dikenal dengan nama Blayag. Makanan ini menggunakan lontong atau blayag yang dibungkus daun aren dan berbentuk pipih dibandingkan lontong biasanya. Lontong yang sudah dipotong disajikan dengan ayam suwir, kacang, lawar, sambal, dan kuah santan yang pedas, gurih, dan manis.

Jika Anda ingin mencicipi makanan khas Bali ini, Anda dapat mengunjungi rumah makan halal di Denpasar yang terkenal dengan Tipat Blayag-nya. Harga satu porsi Tipat Blayag biasanya dijual sekitar Rp10.000,00 dengan porsi yang cukup besar serta disajikan bersama sayuran.

Rujak Buah Buleleng

Rujak Buah Buleleng

Rujak buah Buleleng adalah salah satu makanan khas Bali yang tidak kalah unik dengan rujak bulung boni. Makanan ini memiliki cita rasa yang otentik dan khas. Rujak buah Buleleng terdiri dari buah-buahan segar yang disiram dengan kuah segar yang terbuat dari ikan, terasi, cuka, dan cabai. Makanan ini tentu saja sangat unik dan membuat siapa saja penasaran untuk mencobanya.

Siobak Babi

Siobak Babi

Siobak Khe Lok, makanan non-halal yang terkenal di Singaraja, Bali merupakan hasil akulturasi antara budaya Tionghoa dengan Bali yang telah lama ada. Jika kamu ingin mencoba makanan ini, datang saja ke Warung Siobak Khe Lok yang sudah berdiri sejak tahun 1963.

Siobak ini tidak hanya terbuat dari daging babi, tetapi hampir semua bagian tubuh babi bisa diolah menjadi hidangan lezat. Ditambah dengan kuah coklat yang kaya rempah dan kecap, menjadikan cita rasanya semakin nikmat. Dijamin bikin lidah bergoyang!

Sambal Matah Bali

Sambal Matah Bali

Sambal matah, siapa yang tak kenal? Makanan tradisional khas Bali yang bermakna mentah. Terbuat dari bahan dasar irisan tipis yang tidak digoreng atau direbus, lalu disiram dengan minyak panas. Cocok untuk menemani nasi hangat dan beragam lauk yang kamu suka.

Kuah Komoh

Kamu pecinta masakan berkuah? Kalau begitu, kamu harus mencoba kuah komoh yang lezat ini. Masakan khas Bali yang terbuat dari berbagai jenis daging ini punya cara unik untuk dinikmati.

Baca: 30 Makanan Khas Jogja Yang Enak Selain Gudeg

Kamu bisa menggumpalkan nasi dan mencelupkannya ke dalam kuah atau langsung meminum kuah komoh dari mangkuknya. Selain itu, kuah komoh juga memiliki cita rasa yang kaya dengan bumbu-bumbu tradisional Bali yang membuatnya semakin lezat dan menggugah selera.

Sudang Lepet

Sudang Lepet

Meskipun tidak setenar dengan makanan khas Bali lainnya seperti Ayam Betutu, Sudang Lepet merupakan olahan ikan asin yang patut dicoba. Makanan khas Buleleng ini biasanya disajikan sebagai lauk pelengkap untuk menikmati nasi hangat dan lauk lainnya.

Rumah Makan Pondok Asri Buleleng atau Desa Sengit merupakan salah satu tempat terbaik untuk menikmati Sudang Lepet ini. Dengan harga sekitar Rp10.000,00, Anda sudah bisa mendapatkan 6 ekor Sudang Lepet besar atau 10 Sudang Lepet kecil mentah.

Sate Kablet

Sate Kablet

Makanan khas Bali yang juga patut kamu coba adalah sate cables atau sate kebek. Makanan yang terbuat dari daging sapi atau ayam yang telah direbus dan dipotong dadu ini, kemudian ditusuk dengan lidi dan dililit dengan daging cincang yang telah dibumbui. Rasanya yang kaya akan rempah pasti akan membuat kamu kenyang dan puas.

Jukut Ares

Jukut Ares

Jungkut ares, salah satu makanan tradisional Bali yang unik, terbuat dari potongan batang buah pisang muda yang dicampur dengan rempah-rempah khas Bali yang dominan. Untuk menambah cita rasa gurih, biasanya disajikan dengan kuah yang dicampur dengan potongan daging ayam. Rasanya yang khas dan unik pasti akan memanjakan lidahmu.

Serombotan

Serombotan

Serombotan merupakan salah satu hidangan urap khas Bali yang tidak kalah lezat dengan jukut urap atau urap lainnya. Bahan dan bumbu yang digunakan untuk membuat Serombotan ini sedikit berbeda dengan hidangan urap pada umumnya.

Bumbu utama yang digunakan terdiri dari rempah seperti kunyit, kencur, dan lengkuas, serta bumbu kacang pedas yang dikenal sebagai bumbu kalas. Sayuran yang digunakan dalam hidangan ini antara lain kangkung, kacang panjang, bayam, tauge, buncis, pare, dan terong.

Anda dapat menemukan hidangan Serombotan di hampir setiap kabupaten di Bali, seperti di Pasar Senggol Gianyar. Harga untuk satu porsi Serombotan cukup terjangkau, yakni sekitar Rp5.000,00 dengan porsi yang cukup besar sehingga bisa memuaskan selera Anda.

Soto Sampi Bali

Soto sampi merupakan hidangan khas Bali yang tak kalah lezat. Isian sotonya terdiri dari potongan daging dan babat yang sudah dimasak dengan bumbu khas Bali yang unik. Selain itu, ada juga potongan lobak yang memberikan rasa segar dan gurih pada semangkuk soto hangat ini.

Jangan lupa tambahkan perasan jeruk nipis dan sambal untuk menambah cita rasa yang lebih nikmat.

Serapah Daging

Soto Sampi Bali

Bali punya olahan daging yang bikin lidah bergoyang-goyang. Olahan daging khas ini direbus dengan santan dan dibumbui dengan rempah Bali yang khas dan kuat. Cocok banget jadi menu spesial saat santap keluarga di rumah.

Nasi Kuning Bali

Nasi Kuning Bali

Nasi kuning Bali, siapa yang tak kenal dengan aroma dan citarasa khasnya? Nasi kuning yang kaya akan rempah ini menjadi hidangan yang populer di Pulau Dewata. Dengan bumbu khas Bali yang kuat, nasi kuning ini dijamin akan membuat lidah kamu bergoyang. Jangan lupa untuk menambahkan krupuk gurih sebagai pelengkap yang sempurna.

Jungkut Urap

Jungkut Urap

Jukut Urap, makanan khas Bali berbahan dasar sayur, mirip dengan urap-urap dari Jawa. Dalam bahasa Bali, Jukut Urap berarti urap sayur karena menggunakan berbagai macam sayuran.

Meski mirip, Jukut Urap sedikit berbeda dengan Urap biasa, terutama dari racikan bumbunya. Jukut Urap menggunakan sedikit santan, kacang goreng, dan perasan jeruk nipis pada sambal urap kelapanya.

Anda dapat menemukan Jukut Urap di sejumlah restoran atau rumah makan tradisional Bali Halal yang tersebar di seluruh daerah. Harganya sangat terjangkau, berkisar antara Rp5.000,00 hingga Rp10.000,00 per porsinya.

Sate Languan Bali

Sate Languan Bali

Jika Anda ingin mencoba alternatif Sate Lilit yang halal, Sate Languan bisa menjadi pilihan yang menarik. Sate ini dibuat dengan menggunakan daging ikan seperti ikan tenggiri atau ikan tongkol sebagai bahan utama.

Sate Languan terkenal di daerah pesisir, terutama di Kabupaten Klungkung dan dapat dinikmati di Warung Mertha Sari Klungkung. Harga satu porsi Sate Languan biasanya dijual sekitar Rp20.000,00 dan sudah termasuk beberapa tusuk sate beserta saus sambal dan bahan pelengkap lainnya.

Nasi Sela Bali

Nasi Sela Bali

Bali mempunyai kekayaan kuliner yang sangat beragam, salah satunya adalah Nasi Sela yang merupakan hidangan nasi unik yang terbuat dari ubi jalar. Nasi Sela ini sangat cocok untuk Anda yang ingin mencoba menu berbeda dan menggugah selera.

Proses pembuatan Nasi Sela dimulai dengan merebus ubi jalar bersama dengan bumbu rempah-rempah seperti santan, base gede, dan daging sehingga memberikan rasa manis dan gurih yang khas. Nasi putih juga ditambahkan untuk memberikan tekstur yang pas. Hidangan ini biasanya disajikan bersama dengan jukut bejek, kacang tanah, ayam suwir, ebi, dan sambal matah atau sambal bongkot yang menambah cita rasa lezat.

Anda bisa menikmati Nasi Sela di banyak tempat, terutama di Denpasar dan Karangasem. Harga Nasi Sela sangat terjangkau, yaitu sekitar Rp2.000,00 per porsi, sehingga Anda bisa mencicipi kelezatan kuliner Bali tanpa perlu mengeluarkan banyak uang.

Laklak

Laklak

Sudah puas menikmati kuliner Bali yang gurih dan berat, sekarang saatnya mencicipi hidangan manis dan tradisional Bali yaitu Laklak.

Laklak adalah makanan ringan berupa pancake kecil berwarna putih yang terbuat dari campuran tepung ketan, santan, dan gula aren. Laklak biasanya disajikan dengan taburan kelapa parut dan gula merah yang meleleh di atasnya.

Anda bisa menemukan Laklak dengan mudah di Bali, namun tempat yang terkenal adalah Laklak Ne Men Gabrug. Harga untuk satu buah Laklak berkisar antara Rp1.000,00 hingga Rp15.000,00 tergantung pada isian jajanan tersebut. Nikmati sensasi manis dan lezatnya Laklak saat berlibur di Bali!

Bagaimana? Apakah kamu tertarik untuk mencoba makanan khas Bali yang terkenal paling enak yang telah disebutkan di atas? Ketika liburan nanti, jangan lupa untuk mencicipi kuliner lokal setelah menikmati keindahan tempat wisata di Bali ya.

Bagikan: